Minggu, 14 Juni 2020

Rangkuman Basis Data

  • Konsep Model Data

Model data merupakan suatu cara untuk menjelaskan tentang data-data yang tersimpan dalam basis data dan bagaimana hubungan antar data tersebut untuk para pengguna (user) secara logika. Secara garis besar model data dapat dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu :

1.         Model Data Berbasis Objek (Object based data model)

2.         Model Data berbasis Record (Record Based Data Model)

3.         Physical Based Data Model

B.     Bahasa Basis Data

1.      DDL (Data Definition Language)

2.      DML (Data Manipulation Language)

3.      DCL (Data Control Language)

C.    SQL (Structured Query Language)

SQL merupakan suatu bahasa (language) standar menurut ANSI (American National Standards Institute) yang digunakan untuk mengakses basis data. SQL pertama kali diterapkan pad sistem R (sebuah sisem riset pada laboratorium riset San Jose, IMB)

Elemen SQL:

1.      Pernyataan

perintah SQL yang meminta suatu tindakan kepada DBMS (Database Management System).

Pernyataan

Keterangan

CREATE

Menciptakan basis data, tabel atau indeks

ALTER

Mengubah struktur tabel

DROP

Menghapus basis data, tabel atau indeks

COMMIT

Mengakhiri sebuah eksekusi transaksi data

ROLLBACK

Mengembalikan ke keadaan semula sekiranya suatu transaksi gagal dilaksanakan

INSERT

Menambahkan sebuah baris pada tabel

UPDATE

Mengubah nilai pada sebuah baris

SELECT

Memilih baris dan kolom pada tabel

DELETE

Menghapus baris pada tabel

GRANT

Menugaskan hak terhadap basis data kepada pengguna atau grup pengguna

REVOKE

Embatalkan hak terhadap basis data

 

2.      Nama

identitas bagi objek-objek pada DBMS (Database Managemen System).

3.      Tipe Dat

Tipe

Keterangan

Range Nilai

TINYINT

Nilai interger yang sangat kecil

Signed : -128 s.d. 127 unsigned : 0 s.d. 255

SMALLINT

Nilai integer yang kecil

Signed : -32768 s.d. 32767

Unsigned : 0 s.d. 65535

MEDIUMINT

Integer dengan nilai medium

Signed : -8388608 s.d. 8388607

Unsigned : 0 s.d. 16777215

INT

Integer dengan nilai standar

Signed :-2147483648 s.d. 2147483647

Unsigned : 0 s.d. 4294967295

BIGINT

Integer dengan nilai besar

Signed : -9223372036854775808 s.d 9223372036854775807

Unsigned : 0 s.d. 18446744073709551615

FLOAT

Bilangan desimal dengan single-procission

Minimum ± 1.175494351e-38

Maksimum ±3.40282346e+38

DOUBLE

Bilangan desimal dengan double-procission

Minimum ±2.2205738585072014e-308

Maksimum ± 1.7976931348623457e+308

DECIMAL (M,D)

Bilangan float (desimal) yang dinyatakan sebagai string. M adalah jumlah digit yang disimpan dalam suatu kolom, N adalah jumlah digit dibelakang koma

Tergantung pada nilai M dan D

 

4.      Operator aritmatika

Simbol

Keterangan

*

Perkalian

/

Pengurangan

+

Penjumlahan

-

Pengurangan

%

Sisa pembagian

 

5.      operator relasi

Simbol

keterangan

=

Sama dengan

Lebih besar

Lebih kecil

>=

Lebih besar atau sama dengan

<=

Lebih kecil atau sama dengan

<> 

Tidak sama dengan

 

6.      operator logika

Simbol

keterangan

NOT atau !

Sebagai  negasi atau pembalik nilai

OR atau ||

Atau

AND atau &&

Dan

7.      operator pembanding

Simbol

Keterangan

IS NOT NULL

Apakah sebuah nilai adalah titik kosong (not null)

IS NULL

Apakah sebuah nilai adalah  kosong (null)

BETWEEM

Apakah suatu  nilai diantara dua batasan  nilai

IN

Apakah suatu nilai berada didalam pilihan yang ada

NOT IN

Apakah suatu  nilai tidak berada dalam pilihan yang ada

LIKE

Apakah suatu  nilai sesuai dengan kriteria tertentu

NOT LIKE

Apakah suatu  nilai  tidak sesuai dengan  kriteria tertentu

 

D.    DDL

1.      Membuat database

Syntax :
CREATE DATABASE namadatabase;

2.       Menampilkan daftar database

Syntax:

SHOW DATABASES;

3.       Menghapus database

Syntax :

DROP DATABASE namadatabase;

4.      Mengaktifkan Database

Syntax:

USE namadatabase;

5.      Membuat Tabel

Syntax:

CREATE TABLE namatable

(

Field1 TipeData1 ([lebar]),

Field2 TipeData2 ([lebar]),

. . .

Field3 TipeData3 ([lebar])

);

6.      Mendefinisikan null

Syntax:

CREATE TABLE namatabel

(

Field1 TipeData1 ([lebar]) NOT NULL,

Field2 TipeData2 ([lebar]) NOT NULL,

. . .

Field3 TipeData3 ([lebar])

);

7.      Memberi kunci primer

Syntax:

ALTER TABLE namatabel ADD CONSTRAINT namaconstraint PRIMARY KEY (namakolom) ;

Atau

CREATE TABLE namatabel

(

Field1 TipedData1 ([lebar]) NOT NULL PRIMARY KEY,

Field2 TipedData2 ([lebar])

) ;

8.      Menghapus primary key

Cara 1 : Jika primary key dibuat dengan menggunakan alter table :

 

     ALTER TABLE namatabel DROP CONSTRAINT namaconstraint;

 

Cara 2 : Jika primary key dibuat melalui create table :

 

     ALTER TABLE namatabel DROP PRIMARY KEY ;

9.      Menentukan foreign key

CREATE TABLE namatabel

(

Field1 TipeData1 ([lebar]),

Field2 TipeData2 ([lebar]),

FOREIGN KEY (field2) REFERENCES namatabelinduk

     (namafileinduk) ON UPDATE CASCADE

     ON DELETE NO ACTION

)

 

 

Atau

 

ALTER TABLE namatabel ADD CONSTRAINT namaconstraint FOREIGN KEY (namafield) REFERENCES namatabelinduk (namafieldinduk) ON UPDATE CASCADE ON DELETE NO ACTION ;

E.     DML

1.      Insert

INSERT INTO namatabel VALUES (nilai1,nilai2,nilai-n);

Atau

INSERT INTO namatabel (kolom1,kolom2,kolom-n) VALUES (nilai1,nilai2,nilai-n);

2.      Update

UPDATE namatabel SET kolom1 = nilai1, kolom2 = nilai2 [WHERE kondisi];

3.      Select

Syntax : SELECT * FROM namatabel;

4.      Delete

DELETE FROM namatabel [WHERE kondisi];

F. QUERY

1.      Jenis – jenis join pada query:

a. Cross join

select * from namatable CROSS JOIN namatable2 LIMIT (berapa yang mau dilimit);

b.      Operator Inner Join

Mysql> select * from pengarang join buku on (pengarang.kode_pengarang=buku.kode_pengarang);

 

c. Equijoin

SELECT buku.kode_buku, buku.judul_buku, pengarang.kode_pengarang, pengarang.nama_pengarang FROM buku, pengarang WHERE buku.kode_pengarang=pengarang.kode_pengarang;

 

d.       Self-join

SELECT a.kode_buku, b.judul_buku FROM buku a, buku b WHERE a.harga=’25000’ AND a.harga=’25000’;

e.       Natural join

SELECT buku.kode_buku, buku.judul_buku, pengarang.kode_pengarang, pengarang.nama_pengarang FROM buku NATURAL JOIN pengarang

G. UNION, INTERSECT, EXCEPT

1. UNION

Mysql> select tahun_terbit,judul from buku where tahun_terbit=’2003’ union > select tahun_terbit,judul from buku where tahun_terbit=’2004’;

2.      INTERSECT

SELECT * FROM namatabel1 INTERSECT SELECT * FROM namatabel2

3. EXCEPT

SELECT * FROM namatabel1 EXCEPT SELECT * FROM namatabel2

H.    Hak Akses

1.      perintah grant

GRANT jenis_akses (``nama_kolom) ON nama_database TO nama_user IDENTIFIED BY ”nama_password” [WITH GRANT pilihan_akses]

Atau

GRANT hak_akses ON namatabel TO pemakai;

 

2.      membatasi hak akses

GRANT SELECT, UPDATE (kode_buku,judul_buku,tahun_terbit) ON buku TO edi;

 

3.       memberi hak akses penuh

GRANT ALL ON buku to pemakai;

4.       hak akses publik

GRANT SELECT, INSERT ON namatable;

5.       pencabutan hak akses

REVOKE hak_akses ON nama_database FROM nama_user;

Atau

REVOKE hak_akses ON namatabel FROM nama_user;

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar